Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

Madinah #1

12 Juni 2019. Perjalanan di mulai. Beberapa hari kedepan aku akan melalui hal-hal yang tidak pernah ku rasakan sebelumnya, di tempat baru, susasana baru, dan dengan sebagian orang-orang baru. Alhamdulillah wa syukurillah. Flight pertama pesawat dari Pekanbaru menuju Kuala Lumpur Malaysia dengan waktu tempuh lebih kurang hanya 45 menit. Setelah itu dilanjutkan dengan penerbangan dari Kuala Lumpur menuju Jeddah Saudi Arabia. Menempuh waktu lebih kurang 8 jam dan setibanya di Jeddah pukul 3 subuh aku dan rombongan disambut oleh beberapa orang pria, dan kemudian dari beberapa pria tersebut satu orang diantaranya ikut serta ke perjalanan kami berikutnya menuju kota Madinah. Ya, beliau mutawwif nya. Nama nya ustaz Ghufran, WNI yang sudah menetap beberapa tahun terakhir di Jeddah. Di dalam bis menuju Madinah dimana kondisi badan lelah, sedikit pegal, kaki bengkak karena lama duduk di pesawat, mata mengantuk karena masih subuh, aku terbangun oleh kalimat yang diucapkan oleh ustaz Ghufran s

Micellar Liquid Chromatography

Micellar Liquid Chromatography (MLC) atau kromatografi cair misel adalah suatu teknik pemisahan model kromatografi cair kinerja tinggi fase-terbalik (RPLC) dimana fasa gerak yang digunakan merupakan surfaktan yang mengandung gugus fungsi ionik maupun non-ionik pada konsentrasi yang melebihi konsentrasi misel kritis (cmc). Sedangkan fase diamnya dapat berupa C18 yang dilapisi dengan monomer adsorpsi surfaktan, membentuk permukaan mirip dengan bagian luar misel. Keberadaan misel dalam fase gerak dan modifikasi permukaan fase diam mempengaruhi retensi, selektivitas dan efisiensi. Komponen MLC: pompa, injector, tubing, detektor, dll. Karakteristik paling menarik yang ditawarkan oleh MLC sehubungan dengan RPLC klasik adalah fleksibilitas yang besar yang dihasilkan oleh berbagai jenis zat terlarut, misel dan interaksi solut dimodifikasi fase diam, perubahan selektivitas, dan overlaping tailing. Surfaktan yang cocok untuk MLC harus memiliki cmc rendah karena cmc yang tinggi akan mengakibatk

Pergerakan Lempeng

Penyebab terjadinya pergerakan lempeng Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa Wegener belum dapat menjelaskan bagaimana lempeng bergerak. Akan tetapi, dengan adanya teknologi yang ada saat ini para ilmuan telah menemukan beberapa penjelasan tersebut. salah satu teori yang diajukan ilmuan adalah terjadinya perpindahan panas dari inti bumi ke lapisan mantel secara konveksi. Inti bumi memiliki suhu hingga 6000°C akan memanaskan material mantel bumi bagian bawah, sehingga massa jenis material tersebut berkurang. Akibatnya material tersebut bergerak naik dari dasar ke permukaan mantel. Sesampainya dipermukaan, material tersebut akan mengalami penurunan suhu, sehingga material massa jenis akan bertambah. Karena massa jenisnya bertambah, material tersebut akan turun ke dasar mantel. Di dasar mantel, material tersebut akan terkena panas bumi kembali, sehingga proses konveksi terus-menerus terjadi. Berdasarkan teori ini, ilmuan berhipotesis bahwa konveksi inti bumi menyebabkan perge

L I T O S F E R

Dalam ilmu pengetahuan alam (IPA) tentang kebumian, tanah atau bebatuan yang ada di bumi disebut litosfer. Litosfer berasal dari bahasa Yunani yakni lithos (batuan) dan sphaira (lapisan). Jadi, litosfer merupakan lapisan batuan yang ada di bumi. Litosfer diartikan sebagai seluruh bagian padat bumi, termasuk intinya. Struktur padat bumi terdiri atas kerak bumi, mantel, dan inti bumi. • Kerak bumi terbagi menjadi kerak benua (kerak bumi yang berada di daratan) dan kerak samudera (kerak bumi yang berada di daratan. • Mantel bumi terdiri atas mantel atas dan mantel bawah. • Inti bumi dibedakan menjdadi dua, yakni inti luar yang berupa cairan pekat dan inti dalam yang bersifat pekat hampir menyerupai padatan. Teori Tektonik Lempeng Fakta pertama: Ternyata potongan benua akan membentuk kesatuan seperti sebuah puzzle. Seorang ahli meteorologi asal Jerman bernama Alfred Wegener mengajukan sebuah teori yang dikenal dengan teori pergerakan benua (continental drift). Dalam teorinya, W

Al-Qur'an #1

"Melihat fenomena yang terjadi saat ini. subhanallah.. semua mau di dengarkan, semua mau dimintai pendapat, masyaAllah. "Bismillah.. semoga betah membaca tulisan sederhana ini, dan ada manfaat yang bisa diambil oleh para pembaca sekalian :) terutama untudiri sendiri. Sebanyak apapun buku yang kamu baca, sebanyak apapun informasi yang didapatkan dari tumpukan buku-buku tersebut, sungguh jangan kesampingkan bacaan yang paling utama yaitu Al-Quran. Jangan karena buku-buku dan data-data yang kau dapatkan kau anggap semua pengetahuan ada dikepalamu. Jangan hanya karena kau telah membaca banyak buku dan mendapatkan informasi dari berbagai sumber kau anggap jalanmu selalu benar. Mintalah pertolongan ALLAH... agar kau selamat dan orang yang kau beri pendapat juga selamat. Porsi membaca Al-Quran yang lebih diutamakan, harus lebih banyak dari porsi membaca buku biasa. Jika tak mampu setiap hari kau membacanya, maka cukup jangan kau lewatkan membaca Al-Kahfi disetiap jumat, atau