Langsung ke konten utama

Ramadhan berlalu :( , Syawal menyapa :)


Assalamualaikum wr.wb
Salam bahagia untuk siapa saja yang membaca tulisan ini. Semoga Allah mencurahkan rahmat nya untuk kita semua J amin.

Ramadhan dengan segala keistimewaannya telah pergi meninggalkan kita. Bulan penuh berkah yang memberi kesan indah untuk umat muslim. Matahari tenggelam di sore 29 ramadhan, dari kejauhan terlihat langit oren kemerahan memberi pancaran yang sangat indah bagi alam semesta . tanpa disadari mata pun ikut memerah menahan air mata yang akan keluar melihat fenomena ini. Sungguh betapa besarnya kekuasaan-Mu Allah. tak ada yang bisa menandingi indahnya setiap ciptaanMu.
 Sedih rasanya meninggalkan ramadhan yang suci ini, ingin rasanya setiap hari adalah puasa, setiap bulan adalah ramadhan, setiap malam adalah tarawih dan tadarus, setiap 2 pertiga malam adalah tahajjud dan tadabbur Al-Quran, setia menantikan azan subuh setelah waktu imsak , berusaha tidak tidur diwaktu2 tersebut. Indahnya menahan dikala berpuasa, serta nikmatnya makan dan minum dikala berbuka puasa, menjaga mulut,mata,hati demi pahala puasa .
Namun apa daya, waktu yang diharapkan dapat diputar kembali, pergi begitu saja tanpa seakan peduli. Disore 29 ramadhan, matahari tenggelam diselimuti langit oren kemerahan, sejenak pandangan tertunduk lesu menahan air mata yang akan jatuh, seraya berdoa semoga Allah kembali mempertemukan ku, keluargaku, teman2ku, saudara2ku, dengan ramadhan tahun depan. Amin,
Ramadhan berlalu syawal menyapa J
Allahuakbar… allahuakbar… allahuakbar
Lailahailallahuallahuakbar, allahuakbar walillah ilhamd,
Kalimat suci yang seketika membuat tubuh ini merinding ketika mendengarnya, dengan nada dan irama yang khas kalimat ini sungguh sangat ajaib ,tetesan air mata akhirnya jatuh perlahan ketika lafadz ini kuucapkan perlahan, sungguh Engkau maha besar ya Allah. malam itu, semua umat islam memuji dan mengagungkan kebesaranMu, bersuka cita menyambut hari kemenangan, tak sabar menantikan keadaan diri menjadi fitri kembali.
Momen idul fitri yang sangat indah, berkumpul bersama keluarga, bersilaturrahmi dengan handai taulan. Saling memaafkan satu sama lain, benar benar indah bahkan sangaaaat indah . semakin terasa bahwa nikmat Allah itu memang tidak bisa dihitung, semakin terasa bahwa Allah selalu memberikan pelajaran atas apa yang diperintahkanNya. Setelah lebih kurang satu bulan berperang menahan berbagai macam godaan, Allah memberikan kita hari kemenangan, dimana semua umat manusia saling maaf memaafkan,dan kembali kekeadaan fitri. Subhanallah… sungguh itu merupakan siklus nyata yang telah dirancang sedemikian sempurnanya oleh Allah untuk umat Nya . 
Semoga tetap dalam keberkahan, pertemukan kami dengan ramadhan tahun depan ya Allah. dan selamat hari raya Idul Fitri 1434 H untuk saudara seimandan seakidah dimanapun kalian berada :)
Salam bahagia,

RSYF, 2142-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Assalamu’alaykum… Semoga kebahagiaan selalu tercurah kepada siapa saja yang membaca tulisan ini. Salam bahagia J Mengawali tulisan ini , sepatutnya mengucap syukur kepada Allah yang senantiasa mencurahkan Rahmat dan kasih sayangNya untuk kita hamba-Nya. Bersyukur atas nikmat iman islam , nikmat kesehatan, nikmat ilmu, rezeky dan lain sebagainya yg tidak bisa di ucapkan satu per satu. Terima kasihku ya Rabb.. Alhamdulillah. Selawat tak lupa disampaikan kepada manusia pilihan, manusia yg dimuliakan Allah, manusia dengan segala kesempurnaan yang dikaruniakan Allah kepadanya, kekasih Allah, Nabi Muhammad SAW, Allahummashalialamuhammad wa ala alihimuhammad, assalamu’alayka yaa Rasulullah. Bariskan kami dibelakang barisan mu di hari hisab nanti, syafaatkan kami ya Rasulullah. Semoga kami termasuk umat mu yang yang senantiasa mengikuti sunnah mu, agar kami menjadi umat-umat yang mencintaimu, dan pada akhirnya masuk syurga bersama dengan mu ya Rasulullah. ^_^   Bismillah. Posti...

Kisah Bilal : Aku tidak Akan Mengumandangkan Azan Lagi

Pada waktu dhuha di hari Senin 12 Rabi’ul Awal 11 H (hari wafatnya Rasulullah shalallahu alaihi wasallam) masuklah putri beliau Fathimah radhiyallahu anha ke dalam kamar Rasulullah shalallahu alaihi wasallam, lalu dia menangis saat masuk kamar Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam. Dia menangis karena biasanya setiap kali dia masuk menemui Rasullullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam, beliau berdiri dan menciumnya di antara kedua matanya, akan tetapi sekarang beliau tidak mampu berdiri untuknya. Maka Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda kepadanya: ”Mendekatlah kemari wahai Fathimah.” Beliaupun membisikkan sesuatu di telinganya, maka dia pun menangis. Kemudian beliau bersabda lagi untuk kedua kalinya:” Mendekatlah kemari wahai Fathimah.” Beliaupun membisikkan sesuatu sekali lagi, maka diapun tertawa. Maka setelah kematian Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam, mereka bertanya kepada Fathimah : “Apa yg telah dibisikkan oleh Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam kepadamu...

Fiqh Muamalah

BAB I PENDAHULUAN Latar belakang Islam merupakan agama yang sempurna yang mengatur segala aspek dalam kehidupan manusia secara sempurna. Allah telah menjelaskan berbagai hukumNya baik dalam ibadah maupun mu’amalah. Terkandung di dalamnya kemaslahatan dan kebahagiaan manusia di dunia dan akhirat. Allah telah mengatur manusia dengan aturan baku, penuh hikmah dan tidak ada kezhaliman yang timbul darinya. Sehingga terciptalah kerukunan, kedamaian dan terselesaikanlah pertikaian dan perselisihan sesama manusia ketika memperebutkan hak masing-masing. Pada makalah ini, penulis akan mengulas hal yang terkait dengan sewa-menyewa dan gadai menurut pandangan Islam dengan merujuk kepada nash-nash / dalil-dalil yang shahih dan pendapat para ulama. Rumusan masalah Apakah yang dimaksud dengan sewa-menyewa? Apakah yang dimaksud dengan gadai? Bagaimanakah pandangan islam meengenai sewa-menyewa dan gadai? Tujuan Untuk mengetahui mengenai sewa-menyewa dan gadai, serta apa-apa saja syarat dan rukun serta ...